headerphoto
Get the Flash Player to see this rotator.
headerphoto

Tarif Broadband Ideal Rp 50 Ribu per Bulan

Selasa, 24 November 2009 14:14:59 - oleh : admin

Bandung - Saat ini tarif broadband di Indonesia masih
terbilang mahal. Idealnya, tarif broadband adalah Rp 50.000 per bulan
dengan kualitas koneksi yang stabil.

Hal itu dikemukakan Chief
of Sharing Vision, lembaga riset telekomunikasi, Dimitri Mahayana.
Survey Sharing Vision menyebutkan saat ini rata-rata masyarakat
menghabiskan dana Rp 200 - Rp 500 ribu untuk langganan broadband.

Padahal,
tutur pria yang akrab disapa Pak Dim ini, idealnya harga jual broadband
mencapai Rp 50 ribu per bulan dengan akses yang stabil. Jika demikian,
maka pelanggan broadband di Indonesia pada 2014 diperkirakan bisa
mencapai 17 juta pelanggan --baik fix atau mobile broadband.

Namun,
Pak Dim menegaskan, operator jangan sampai terjebak strategi perang
tarif. Operator harus memperbaiki taktik jualan dan pintar-pintar
mengemas layanannya.

"Hal ini (perang tarif - red) tidak bagus
untuk ke depannya. Tren turunnya harga tidak bisa di rem. Dalam 2 tahun
terakhir saja, broadband sudah turun 3 kali lipat dan ini akan tetap
turun lagi," terang pria yang juga mengajar di ITB ini saat berbincang
dengan detikINET, Senin petang (23/11/2009).

Banyak yang Kabur

Di
sisi lain, Pak Dim mengingatkan bahwa saat ini kondisi broadband di
Indonesia masih jauh dari ideal. Terbukti, tingkat kaburnya pelanggan (churn rate) masih sangat tinggi.

Hasil survei Sharing Vision mengatakan churn pelanggan
broadband saat ini mencapai 37 persen pada semua opertor. Angka ini
meningkat tajam dari tahun sebelumnya yang hanya 22 persen.

Tingginya angka tersebut menurutnya disebabkan oleh kekecewaan pelanggan pada kualitas layanan operator.

"Yang
harus segera dilakukan adalah penambahan infrastruktur serta kapasitas
jaringan. Ini penting karena penyakitnya adalah pelanggan bertambah
tapi infrastruktur dan kapasitas tidak ditambah," ungkapnya.


 


Sumber : Detik

kirim ke teman | versi cetak | Versi PDF

Berita "TERKINI" Lainnya